BAHAYA BAKTERI PADA KUCING
.
Meskipun sebagian besar penyakit menular pada kucing hanya menyerang sesame kucing, beberapa penyakit ini ternyata juga dapat ditularkan dari kucing ke manusia, loh cat lovers. But, don’t worry, kemungkinan rata-rata orang tertular penyakit dari kucing tergolong rendah, tetapi individu dengan sistem kekebalan yang belum matang atau lemah lebih rentan terhadap penyakit ini. Ini termasuk bayi, odha, orang tua, dan orang yang menjalani kemoterapi kanker atau menerima obat lain yang dapat menekan sistem kekebalan mereka
.
Adapun infeksi yang disebabkan dari bakteri ada Cat scratch disease (bakteri Bartonella henselae). Bakteri tersebut terbawa dalam air liur kucing yang terinfeksi dan di dalam tubuh kutu pada kucing. Dapat menular melalui luka gigitan, cakaran, dan saat kucing menjilat luka terbuka seseorang
.
Kedua adalah Pasteurella multocida. Gigitan kucing yang terinfeksi bakteri ini dapat menimbulkan rasa sakit, bengkak, dan kemerahan di lokasi luka dalam waktu 24 hingga 48 jam. Luka gigitan kucing yang terinfeksi Pasteurella berhasil diobati dengan terapi antibiotik pada sebagian besar kasus, tetapi komplikasi yang lebih serius, seperti penyebaran bakteri melalui aliran darah dan infeksi katup jantung, dapat terjadi pada kasus yang jarang terjadi
.
Terakhir adalah Salmonella, dan dapat menyebabkan diare, demam, dan sakit perut mulai satu hingga tiga hari setelah infeksi. Ada kemungkinan tertular bakteri ini dari kucing yang terinfeksi, yang dapat membawa bakteri Salmonella dan menyebarkannya di tinja mereka. Meskipun salmonellosis biasanya sembuh dengan sendirinya, beberapa individu memerlukan perhatian medis untuk mengatasi diare parah atau efek infeksi pada organ selain saluran pencernaan